TIPS HILANGKAN BULU KETIAK

Cara ampuh Menghilangkan Bulu Ketiak
ulu Ketiak Permanen dan Aman :

1. Waxing/sugaring

Waxing/sugaring merupakan cara menghilangkan bulu ketiak. Bisa dengan bantuan ahli kulit/kecantikan untuk melakukannya. Waxing/sugaring lebih baik daripada anda mencukur, karena disamping biaya terjangkau, efek yhang dihasilkan juga lebih tahan lama.


2. Krim penghilang rambut

Di toko obat atau apotik biasanya banyak tersedia krim penghilang rambut. Dengan mengoleskan krim penghilang rambut ini dalam beberapa minggu bulu ketiak akan berangsung hilang dan bersih. Namun jangan terlalu berlebihan karena krim ini bisa menyebabkan iritasi kulit.


3. Elektrolisis

Ini adalah metode yang baru dan benar-benar dapat menghilangkan bulu ketiak secara permanen dan juga paling sering digunakan. Metode ini menggunakan aliran listrik kecil yang berguna untuk membunuh sel-selnya. Anda membutuhkan pakar profesional untuk melakukan ini.

read more

Hilangkan Kutu Pada Rambut



Hilangkan Kutu Pada Rambut 

  • Sisir Serit, Metode tersebut masih sering digunakan untuk menghilangkan telur dan kutu rambut. Namun diperlukan keterampilan khusus untuk menggunakan sisir tersebut agar kutu dan telurnya dapat terangkat. 
  • Bawang Merah, Bawang merah dipercaya mampu menghilangkan kutu rambut. Usapkan bawang merah dibagian kulit kepala dan pijat dengan perlahan, diamkan hingga beberapa menit dan lakukan pembilasan hingga benar-benar bersih.
  • Cuka Apel, Metode Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Cuka memang sudah banyak diketahui. Untuk Campurkan yang benar yaitu 2 sendok cuka apel dengan 6 sendok teh air lalu usapkan keseluruh kulit kepala dan biarkan hingga 2 jam lalu bilas dengan bersih.
  • Minyak Tea Tree, Gunakan Minyak tersebut di kulit kepala. Caranya hampir sama dengan penggunaan cuka apel.
  • Almond, Campurkan Almond dengan lemon hingga menjadi pasta lalu oleskan di kulit kepala hingga merata selama 1 sampai 2 jam dan cuci hingga bersih rambut dan kulit kepala.

read more

RAMUAN TRADISIONAL UNTUK OBAT KUAT PRIA


Berbagai efek samping pada penggunaan Viagra membuat banyak orang beralih ke ramuan tradisional untuk mengatasi impotensi atau lemah syahwat. Salah satunya memakai bangkai ulat sutra, khususnya yang mati karena tubuhnya diserang jamur.

Bangkai ulat sutra yang sudah dikeringkan dan masih ditumbuhi jamur tersebut biasanya dikonsumsi dengan cara mencampurkannya ke dalam sereal untuk sarapan pagi. Sebagian orang memilih untuk menggunakan cara lain, yakni menyeduhnya seperti teh.

Penduduk di sekitar Pegunungan Himalaya yang meliputi wilayah Tibet, Nepal dan India mengenal ramuan ini secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu. Dalam bahasa setempat, ramuan bangkai ulat sutra tersebut dinamakan yarsagumba atau dong chong xia cao.

Yarsagumba merupakan ramuan yang dibuat dari bangkai ulat sutra yang telah dikeringkan. Ulat sutra yang digunakan harus berasal dari ketinggian 3.500 mdpl dan telah mati akibat infeksi jamur tertentu, sebab konon sebenarnya jamur itulah yang lebih berkhasiat.

Selain untuk mengatasi impotensi, yarsagumba juga berguna untuk mengobati penyakit lainnya. Dalam dosis yang lebih rendah, ramuan ini juga digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pada sistem pernapasan terutama pada serangan asma atau sesak napas.

Beberapa puluh tahun yang lalu, yarsagumba bisa diperoleh hanya dengan harga US$ 6,5 atau sekitar Rp 56 ribu tiap ons. Namun belakangan setelah dikenal luas di seluruh dunia, ramuan tradisional ini harganya meroket hingga US$ 800 (Rp 8 juta) tiap ons.

Thomas Leung, pemilik sebuah toko obat China di New York mengatakan mahalnya ramuan yarsagumba disebabkan oleh banyaknya permintaan. Padahal untuk mendapatkan bangkai ulat sutra yang ditumbuhi jamur tidaklah mudah, butuh
perjuangan karena hanya ada di pegunungan Himalaya.

"Sebenarnya banyaknya peminat hanya karena publikasinya yang berlebihan. Saya pribadi kalau ditanya apakah benar-benar manjur, saya jawab mungkin tidak sebanding dengan US$ 800 yang harus Anda bayarkan," ungkap Leung seperti dikutip dari Dailymail,.

read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
<><>
 
Copyright © terberita news | Powered by Blogger | Terberita Blog