Gangguan Kesehatan Wanita

Gangguan Kesehatan Wanita

Aktivitas wanita sat ini bisa dibilang cukup tinggi dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Tingginya aktivitas tersebut seringkali tidak diikuti kesadaran untuk menjaga kesehatan. Seringkali mereka mengabaikan gejala yang muncul dan mengorbankan kesehatan yang dimiliki. Apalagi jika gejala tersebut tergolong ringan. Padahal sekecil apapun gejala yang dirasakan tubuh, harus diwaspadai karena bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa tubuh menderita penyakit serius. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang harus diwaspadai wanita:

Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)

penyakit yang satu ini mempengaruhi 10 persen usia reproduksi wanita. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya kista kecil pada ovarium selama ovulasi. Kista ini dapat mengganggu, menyebabkan nyeri, infeksi, merusak rahim, dan kesuburan wanita. Wanita dengan PCOS juga lebih rentan terhadap kenaikan berat badan, haid yang tidak normal, jerawat, dan pertumbuhan rambut berlebih.

Osteoporosis

Osteoporosis mengancam pria dan wanita, tapi lebih banyak mengancam kesehatan wanita. Osteoporis mempengaruhi kekuatan dan kelenturan tulang, bisa menyebabkan fraktur dan patah tulang di kemudian hari. Penyakit ini disebabkan oleh usia, ras (Kaukasia dan Asia memiliki risiko tertinggi terkana penyakit ini), konsumsi makanan yang rendah kalsium atau vitamin D, merokok, dan mengkonsumsi alkohol yang berlebihan. Tapi osteoporosis masih bisa dicegah.

Depresi Penyakit ini mempengaruhi sekitar 50 persen lebih wanita dibandingkan pria. Depresi terutama terjadi akibat perubahan hormonal (misalnya, depresi postpartum yang berkembang pasca-kehamilan) atau faktor gaya hidup (merasa terpisah dari orang yang dicintai, riwayat penyakit keluarga, atau penyalahgunaan zat). Depresi juga bisa dipicu oleh hidup yang penuh stres, dilecehkan ketika kecil, atau diabaikan.


Artikel Yang Disukai :



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...